Dasar akrual dan tunai

1. DASAR AKRUAL DAN DASAR TUNAI
Akuntansi mengenal 2 dasar yaitu dasar akrual dan dasar tunai.
1.Dasar Akrual
Dalam dasar akrual, akuntansi mengakui pengaruh transaksi pada saat transaksi tersebut terjadi. Apabila terjadi transaksi pemberian jasa, penjualan barang, atau pengeluaran beban, maka transaksi-transaksi tersebut akan dicatat dalam pembukuan sebagai pendapatan atu beban, tanpa memandang apakah kas sudah diterima atau dikeluarkan. Contoh dasar akrual
2.asar Tunai
Dalam dasar tunai, transaksi pendapatan dan beban hanya akan dicatat apabila terjadi penerimaan atau pengeluaran kas.
2. PERIODE AKUNTANSI
Periode Akuntansi adalah rentang waktu yang digunakan dalam laporan keuangan. Di Indonesia, periode yang biasa digunakan adalah bulanan, triwulan, dan tahunan. Yang perlu di perhatikan dalam periode akuntansi adalah konsep dari periode akuntansi itu sendiri.
Proses ini disebut LIKUIDASI, yang artinya sama dengan membubarkan perusahaan. Apabila kas yang diterima dari proses LIKUIDASI tersebut lebih besar dari kas yang ditanamkan sebagai setoran modal, maka perusahaan dikatakan berhasil karena pemilik memperoleh kelebihan kas. Dan sebaliknya jika kas yang diterima lebih kecil dari modal yang ditanamkan, maka perusahaan dikatakan gagal dan pemilik mengalami kerugian.
Berikkut adalah beberapa jenis Periode Akuntansi :
1. Tahun Kalender
Periode ini yang berlangsung selama satu tahun kalender. Berarti bahwa bisnis dapat dimulai mengumpulkan catatan akuntansi tepat ketika tahun dimulai dan harus melakukannya hingga tahun berakhir.
2. Tahun Fiskal
Metode periode tahun fiscal berlangsung selama 52 atau 53 minggu dan biasanya dimulai pada awal kuartal keuangan, seperti bulan Januari atau April.
3. 4 – 5 tahun kalender
Periode ini membagi periode menjadi 4 kuartal yang masing-masing berlangsung selama 13 minggu. Sistem ini bekerja dengan memiliki dua bulan empat minggu dan satu bulan lima minggu di setiap kuartal dan melakukan siklus ii 4 kali dalam setahun.
4. Kuartal kalender
Periode kuartal kalender berlangsung selama 3 bulan dan biasanya dimulai pada awal kuartal fiscal.
5. Kuartal fiscal
Periode kuartal fiscal berlangsung selama 13 minggu dan didasarkan pada tahun fiscal perusahaan dari pada tahun kalender. Ini berarti bahwa bisnis dapat memilih periode 13 minggu yang ingin mereka evaluasi dan menjadwalkan periode akuntansi mereka untuk berlangsung selama waktu itu.
6. Bulan kalender
Perioe yang berlangsung selama satu bulan kalender, berlangsung selama 4 minggu dan dimulai pada hari pertama bulan yang ingin dipertimbangkan oleh bisnis.
7. Bulan anggaran
Periode bulan fiksal dapat berlangsung empat atau lima minggu dan berlangsung dan berlangsung selama tahun fiksal perusahaan.
Jangka waktu suatu periode akuntansi pada umumnya satu tahun, dan pada akhir periode tersebut perusahaan membuat laporan keuangan tahunan. Penetapan periode akuntansi dapat ditentukan oleh manajemen perusahaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang bersagkutan.
3. PERINSIP PENDAPATAN
Prinsip pendapatan adalah prinsip dalam menentukan dan mengukur suatu pendapatan hinggs bisa disebut sebagai pendapatan. Namun perlu untuk kita ketehui terlebih dahulu tentang pengertian dari pendapatan itu sendiri. Pengertian pendapatan adalah segala uang tunai yang diterima oleh perusahaan dari aktifitasnya yang biasanya didapatkan dari penjualan barang atau jasa kepada konsumen. Prinsip pendapatan mengatur tentang (1) kapan pendapatan dicatat dan (2) jumlah pendapatan yang dicatat.Prinsip umum yang menjadi pedoman dalam menentukan kapan pencatatan pendapatan dilakukan, menetapkan bahwa pendapatan dicatat pada saat diperoleh, bukan sebelumnya. Berikut ini adalah dua situasi yang dapat menjadi pedoman untuk menentukan kapan suatu pendapatan akan dicatat. Situasi pertama menggambarkan kejadian yang tidak memerlukan pencatatan pendapatan, sedangkan situasi kedua harus dilakukan pencatatan untuk mengakui pendapatan.
Situasi 1 – Tidak memerlukan pencatatan pendapatan. Contohnya calon konsumen datang ke kantor percetakan rapih dan menyatakan keinginannya untuk memesan beberapa macam barang cetakan.
Situasi 2 – Harus dicatata sebagai pendapatan. Pada bulan berikutnya konsumen tersebut datang lagi ke kantor percetakan rapih memesan sejumlah barang cetakan. Pesanan dapat diselesaikan percetakan rapih dalam waktu satu minggu.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai