Jurnal Koreksi

Jurnal koreksi atau correcting entries adalah jurnal yang secara khusus dibuat untuk memperbaiki kesalahan ketika membuat laporan keuangan. Dalam hal ini, kesalahan tersebut adalah ketika melakukan pengklasifikasian akun atau ketika mencatat nilai transaksi.

  1. KESALAHAN PEMBUKUAN KESALAHAN KESALAHAN dalam hal pelayanan mungkin bisa dimaklumi . Namun kesalahan dalam pembukuan sudah pasti akan merugikan usaha Anda. Kesalahan-kesalahan ini biasa terjadi di perusahaan kecil seperti coffee shop atau food truck yang umumnya tak memiliki jumlah karyawan yang banyak.
    Adapun beberapa kesalahan dalam pembukuan antara lain :
    A) Tak memisahkan keuangan pribadi dan perusahaan Kesalahan pembukuan yang sering terjadi adalah mencampurkan uang pribadi dengan uang bisnis.
    B) Melakukan pembukuan secara manual merupakan salah satu kesalahan pembukuan
    Jangankan perusahaan kecil, perusahaan yang jumlah karyawannya puluhan pun masih banyak yang melakukan pembukuan secara manual.Spreadsheet Microsoft Excel atau Google Sheet adalah alat yang biasa mereka gunakan untuk mencatat arus kas yang keluar masuk perusahaan.
    C) Mempekerjakan akuntan yang tak sesuai dengan kebutuhan Anda
    Mencari akuntan sebenarnya tidak sulit. Yang sulit adalah mencari akuntan yang paham seluk beluk bisnis Anda. Hal ini penting karena akuntan yang tak paham alur keluar masuk uang bisnis Anda tak akan bisa memberikan saran di mana Anda bisa menghemat pengeluaran.
    D) Salah menggunakan accounting software
    Buat mereka yang kesulitan mencari orang yang tepat pada umumnya beralih menggunakan software akuntansi terbaik. Alasannya sederhana. Software akuntansi bisa dipercaya, bisa diandalkan, dan memudahkan urusan pembukuan bisnis anda dengan mengotomatisasi semua hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan.
    E) Menunda-nunda pekerjaan adalah bagian dari kesalahan pembukuan
    Bukan hanya pembukuan, pada kenyataannya kita memang sering menunda-nunda pekerjaan karena berpikir masih punya banyak waktu untuk melakukan hal lainnya.
  2. CARA MENEMUKAN KESALAHAN PEMBUKUAN
    Untuk memudahkan sebuah perusahaan memiliki pencatatan baik jurnal ini, maka ada baiknya menggunakan software akuntansi online seperti Jurnal yang akan membantu mengelompokkan dan membuat pencatatan keuangan secara otomatis terhadap selisih kekurangan penulisan yang terjadi.
    Beberapa Tips Menemukan Kesalahan dalam Pencatatan Akuntansi Anda
    1.Simpan Jejak Audit.
    2.Periksa Ulang Pekerjaan Anda.
    3.Memiliki Proses yang Konsisten.
    4.Melakukan Proses Rekonsiliasi Secara Rutin.
  3. LANGKAH-LANGKAH MENELUSURI KEMBALI PROSES PEMBUKUAN AKUNTANSI
    Aktivitas pengumpulan dan pengolahan data akuntansi secara sistematik dalam satu periode akuntansi tersebut dikenal sebagai proses akuntansi atau tahap siklus akuntansi, Tujuannya adalah menyediakan informasi yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Bagaimana langkah-langkah pembukuan akuntansi?
    Tahapan Siklus Akuntansi
    a. Identifikasi Transaksi.
    b. Menganalisis Transaksi.
    c. Pencatatan Transaksi dalam Jurnal.
    d. Membukukan Jurnal
    e. Penyesuaian ke Buku Besar.
    f. Menyusun Neraca Saldo dan Jurnal Penyesuaian.
    g. Membuat Neraca Saldo Penyesuaian Serta Laporan Keuangan.
    h. Menyusun Jurnal Penutup.
    i. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penutupan.
  4. PROSEDUR MENGOREKSI KESALAHAN
    Sementara langkah koreksi ketika memposting ke buku besar dilakukan dengan cara berikut.
  5. Menyesuaikan postingan dengan jurnal koreksi yang dibuat.
  6. Memeriksa kembali postingan buku besar dengan jurnal yang telah dibuat.
  7. Mencoret/ mengganti dengan hal yang sebenarnya.
  8. PENYUSUNAN JURNAL KOREKSI
    Untuk membuat jurnal koreksi, ada tiga langkah yang dapat dilakukan yaitu adalah sebagai berikut:
  9. Membuat jurnal penghapusan
    Langkah pertama untuk membuat jurnal koreksi yaitu dengan membuat jurnal penghapusan terlebih dahulu.

Jurnal salah yang telah dibuat sebelumnya harus dihapus.

Caranya dengan membalik posisi akun dan saldonya.

  1. Membuat jurnal sebenarnya
    Langkah selanjutnya yang harus Anda buat adalah membuat jurnal yang benar atau yang seharusnya dibuat.
  2. Membuat jurnal koreksi
    Jurnal ini biasanya dibuat berdasarkan penggabungan dari tahap pertama yaitu jurnal penghapusan, dan tahap kedua yaitu jurnal yang sebenarnya.

Jadi, untuk membuat jurnal pembetulan ini, langkah pertama dan langkah kedua ditandingkan sehingga menghasilkan jurnal koreksi.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai